Tugas Soft Skill (Tugas I: Meringkas Bab 8)

Standar

Bab 8

Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)

A.     PENGERTIAN AMDAL

Lingkungan hidup merupakakn salah satu aspek yang sangat penting untuk ditelaah sebelum suatu investasi atau usaha dijalankan. Oleh karena itu, sebelum suatu usaha atau proyek dijalankan maka sebaiknya dilakukan terlebih dahulu studi tentang dampak lingkungan yang akan timbul. Pengutamaan telaah AMDAL, secara khusus adalah meliputi dampak lingkungan di sekitarnya, baik di dalam usaha atau proyek maupun di luar suatu proyek yang akan dijalankan.

Dewasa ini penelitian terhadap AMDAL, suatu usaha sebelum dijalankan sangat penting. Hasil studi kelayakan ini nantinya akan sangat berguna untuk para perencana, serta juga bagi pengambilan keputusan.

Pengertian Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL), menurut PP No. 27 Tahun 1999 Pasal 1 adalah telaahan secara cermat dan mendalam tentang dampak besar dan penting suatu rencana usaha dan kegiatan.

B.      DAMPAK YANG DITIMBULKAN

Untuk melakukan suatu kegiatan usaha atau bisnis atau proyek, studi menegnai AMDAL merupakan salah satu syarat kelayakan usaha tersebut. Oleh karena itu, menjadi penting untuk memerhatikan komponen-komponen lingkungan hidup sebelum investasi dilakukan.

Adapun komponen lingkungan hidup yang harus dipertahankan dan dijaga serta dilestarikan fungsinya, antara lain:

  1. Hutan lindung, hutan konservasi, dan cagar biosfer.
  2. SDM.
  3. Keanekaragaman hayati.
  4. Kualitas udara.
  5. Warisan alam dan warisan budaya.
  6. Kenyamanan lingkungan hidup.
  7. Nilai-nilai budaya yang berorientasi selaras dengan lingkungan hidup.

Kemudian, komponen lingkungan hidup yang akan berubah secara mendasar dan penting bagi masyarakat di sekitar suatu rencana usaha dan/atau kegiatan, seperti antara lain:

  1. Kepemilikan dan penguasaan lahan.
  2. Kesempatan kerja dan usaha.
  3. Taraf hidup masyarakat.
  4. Kesehatan masyarakat.

Berikut ini dampak negatif yang mungkin akan timbul, jika tidak dilakuakn AMDAL secara baik dan benar adalah sebagai berikut:

1.       Terhadap tanah dan kehutanan

  1. Menjadi tidak subur
  2. Berkuang jumlahnya
  3. Tejadi erosi
  4. Talling bekas merusak aliran sungai
  5. Rusaknya hutannya
  6. Punahnya keanekaragaman hayati

2.       Terhadap air

  1. Mengubah warna
  2. Berubah rasa
  3. Berbau busuk
  4. Megnering
  5. Matinya binatang air dan tanaman
  6. Menimbulkan berbagi penyakit

3.       Terhadap udara

  1. Udara menjadi berdebu
  2. Menimbulkan radiasi-radiasi
  3. Menimbulkan suara bising
  4. Menimbulkan aroma tidak sedap
  5. Suhu udara menjadi panas

4.       Tehadap manusia

  1. Menimbulkan bebagai macam penyakit
  2. Berubahnya perilaku dan budaya masyarakat sekitar
  3. Rusaknya adat istiadat setempat

Adapun alternative penyelesainnya yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

1.       Terhadap tanah

  1. Melakukan rehabilitasi
  2. Melakukan pengurukan atau penimbunan

2.       Terhadap air

  1. Memasang filter/saringan udara
  2. Membuat saluran pembuangan
  3. Memberikan semacam obat untuk menetralisir air yang tecemar

3.       Terhadap udara

  1. Memasang filter/saringan udara
  2. Memasang alat kedap suara

4.       Terhadap karyawan

  1. Menggunakan peralatan pengaman
  2. Diberikan asuransi jiwa dan kesehatan
  3. Menyediakan tempat kesehatan

 5.       Terhadap masyarakat sekitarnya

  1. Menyediakan tempat kesehatan
  2. Memindahkan masyarakat ke lokasi yang lebih aman

 

C.      TUJUAN DAN KEGUNAANSTUDI AMDAL

Tujuan AMDAL adalah menduga kemungkunan terjadinya dampak dari sutau rencana usaha dan/atau kegiatan.

Hal-hal yang harus dilakukan dalam mencapai tujuan studi AMDAL adalah sebagai berikut:

  1. Mengidentigikasi semua rencana usaha dan/atau kegiatan
  2. Mengidentifikasi komponen-komponen lingkungan hidup
  3. Memprakirakan dan mengevaluasi rencana usaha dan/atau kegiatan
  4. Merumuskan RKL dan RPL

Sedangkan kegunaan dilaksanakan studi AMDAL adalah:

  1. Sebagi bahan bagi perncana dan pengelola usaha dan pembangunan
  2. Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup
  3. Memberi masukan untuk penyusunan desain
  4. Memberi masukan untuk penyusunan rencana
  5. Member infomasi bagi masyarakat

D.     RONA LINGKUNGAN HIDUP

Sasaran utama AMDAL adalh untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup. Rona lingkungan hidup pada umumnya sangat beraneka ragam dalam bentuk, ukuran, tujuan, sasaan, dan sebagainya.

Hal-hal yang perlu dicermati dalam rona lingkungan hidup adalah sebagai berikut:

  1. Wilayah studi rencana usaha dan/atau kegiatan.
  2. Kondisi kualitatif dan kuantitatif dari berbagai sumber daya alam.

Berikut ini beberapa contoh komponen lingkungan hidup yang bias dipilih untuk ditelaah sesuai hasil pelingkupan dalam KA-AMDAL:

Fisik Kimia

Komponen Fisik Kimia yang penting untuk ditelaah diantaranya:

1.       Iklim, kualitas udara, dan kebisingan
2.       Fisiografi
3.       Hidrologi
4.       Hidrooseanografi
5.       Ruang, lahan, dan tanah

Biologi

                Komponen Biologi yang penting untuk ditelaah dan diantaranya:
1.       Flora
2.       Fauna

Sosial

                Komponen social yang penting untuk ditelaah diantaranya:
1.       Demografi
2.       Ekonomi
3.       Budaya
4.       Kesehatan masyarakat

 

 E.      PRAKIRAAN DAMPAK BESAR DAN PENTING

Dampak besar dan terpenting dalam studi AMDAL menurut pedoman penyusunan AMDAL menurut pedoman penyusunan AMDAL hendaknya dimuat hal-hal sebagai berikut:

  1. Pakiraan secara dampak usaha dan/atau kegiatan pada saat prakonstruksi, konstruksi operasi, dan pascaoperasi terhadap lingkungan hidup.
  2. Penentuan ati penting lingkungan hidup yang diprakirakan bagi masyarakat di wilayah studi.
  3. Dalam melakukan telaah butir 1 dan 2 tersebut diperhatikan dampak yang besifat langsung dan/atau tidak langsung.
  4. Telaahan dilakukan untuk masing-masing alternative.
  5. Dalam melakukan analisis prakiraan dampak penting agar digunakan metode-metode formal secara matematis.

F.       EVALUASI DAMPAK BESAR DAN PENTING

 

1.       Telahaan terhadap dampak besar dan penting

  1. Dengan evaluasi dampak yang besifat holistis adalah telahaan secara totalis tehadap beragam dampak besa dan penting lingkungan hidup.
  2. Telahaan secara holistis atas bebagai komponen lingkungan hidup yang diprakirakan mengalami peubahan.
  3. Dampak-dampak dari evaluasi disajikan sebagai dampak besar dan penting yang harus dikelola.

2.       Telahaan sebagi dasar pengelolaan

  1. Hubungan sebab akibat antara rencana usaha dan/atau kegiatan dan rona lingkungan hidup dengan dampak positif dan negative yang mungkin timbul
  2. Ciri dampak penting ini juga perlu dikemukakan dengan jelas
  3. Kelompok masyarakat yang akan terkena dampak
  4. Kemungkinan seberapa luas daerah yang akan terkena dampak
  5. Analisis bencana alam dan analisis risiko
  1. G.     RUANG LINGKUP STUDI DAN METODE ANALISIS DATA

Ruang lingkup studi meliputi dampak besar penting yang ditelaah, yakni:

  1. Rencana usaha dan/atau kegiatan penyebab dampak
  2. Kondisi rona lingkungan hidup yang terkena dampak
  3. Jenis-jenis kegiatan yang ada disekitar rencana lokasi

Identitas Pemrakasa Dan Penyusunan AMDAL

                Identitas pemrakarsa dan penyusun AMDAL terdiri:

  1. Pemrakarsa
  2. Penyusun AMDAL

 

Wilayah Studi

Lingkup wilayah studi mencakup pada penetapan wilayh studi yang digariskan dalam kerangka acuan untul AMDAL dan hasil pengamatan di lapangan.

Pelingkupan Wilayah Studi

Lingkup wilayah studi AMDAL ditetapkan berdasarkan pertimbangan batas-batas ruang, sebagai berikut:
1.       Batas proyek
2.       Batas ekologis
3.       Batas social
4.       Batas administrative
5.       Batas ruang lingkup studi AMDAL

Metode Pengumpulan dan Analisis Data

  1. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer maupun sekunder bersifat sahih
  2. Metode pengumpulan data, metode analisis atau alat yang digunakan, serta lokasi pengumpulan data berbagai komponen lingkungan hidup yang diteliti.
  3. Pengumpulan data dan informasi

H.     SISTEMATIKA PENYUSUNAN DOKUMEN AMDAL

AMDAL pelu disusun secara sistematis, sehingga dapat:

  1. Langsung mengemukakan masukan yang penting yang bermanfaat
  2. Mudah dipahami isinya oleh semua pihak
  3. Memuat uraian tentang:
    1. Rencana usaha
    2. Keterangan menegnai kemungkinan adanya kesenjangan data informasi
    3. Hal ini yang dipandang sangat perlu untuk melengkapi ringkasan

I.        KEGUNAAN DAN KEPERLUAN RENCANA USAHA

    1. Penentuan batas-batas lahan yang langsung akan digunakan harus dinyatakan dengan peta berskala
    2. Hubungan antara lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan dengan jarak
    3. Alternative usaha dan/atau kegiatan berdasarkan hasil studi kelayakan
    4. Tata letak usaha dan/atau kegiatan dilengkapi dengan peta yang berskala memadai dan memuat informasi

    Tahap prakonstruksi

    • Tahap konstruksi
    • Tahap operasi
    • Tahap pasca operasi
    • Tahap pelaksanaan usaha

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s